Kumpulan RPP dan Silabus Berkarakter, Contoh PTK, Contoh Skripsi, Makalah Pendidikan Terbaru 2012

STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

2.4 Strategi Pembelajaran
Strategi pembelajaran yang dibahas berikut ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru bahasa Indonesia dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas. Penerapan strategi-strategi tersebut dalam pembelajaran bahasa Indonesia sangat bergantung kepada kreativitas guru, terutama dalam hal mencermati standar isi dan mengaitkannya dengan strategi-strategi alternatif sehingga menghasilkan strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang tepat sasaran.

2.4.1 Pengalaman Penting (Critical Incident )
Strategi ini digunakan untuk memulai pelajaran. Tujuan dan penggunaan strategi ini untuk melibatkan siswa sejak awal dengan melihat pengalaman mereka.
Langkah- langkah:
• Sampaikan kepada siswa topik atau materi yang akan dipelajari.
• Beri kesempatan beberapa menit kepada siswa untuk mengingat pengalaman mereka yang tidak terlupakan berkaitan dengan materi yang ada.
• Tanyakan pengalaman apa yang menurut mereka tidak terlupakan.
• Sampaikan materi pelajaran dengan mengaitkan pengalaman siswa dengan materi yang akan disampaikan.
Strategi ini dapat digunakan dengan maksimal pada mata pealajaran yang bersifat praktis.

2.4.2 Tebak Pelajaran (Prediction Guide)
Strategi ini digunakan untuk melibatkan siswa dalam proses pembelajaran secara aktif dari awal sampai akhir. Melalui strategi ini siswa diharapkan dapat terlibat dalam pelajaran dan tetap mempunyai perhatian ketika guru menyampaikan materi.
Pertama kali siswa diminta untuk menebak apa yang akan muncul dalam topik tertentu. Selama penyampaian materi, siswa dituntut untuk mencocokkan hasil tebakan mereka dengan materi yang disampaikan oleh guru.
Langkah-langkah:
• Tentukan topik yang akan disampaikan.
• Bagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil.
• Guru meminta siswa untuk menebak apa saja yang kira-kira akan mereka dapatkan dalam pelajaran.
• Siswa diminta untuk membuat perkiraan itu di dalam kelompok kecil.
• Sampaikan materi pelajaran secara interaktif.
• Selama proses pembelajaran siswa diminta untuk mengidentifikasi tebakan mereka yang sesuai dengan materi yang disampaikan.
• Pada akhir pelajaran, tanyakan berapa jumlah tebakan mereka yang benar.
Strategi ini dapat diterapkan pada hampir semua mata pelajaran. Kelas akan menjadi dinamis jika diadakan kompetisi antarkelompok untuk mencari kelompok dengan prediksi yang paling banyak benarnya.
2.4.3 Menilai Kelas (Assessment Search)
Strategi ini dapat dilakukan dalam waktu yang cepat dan sekaligus melibatkan siswa untuk saling mengenal dan bekerja sama.
Langkah-langkah:
(1) Buatlah tiga atau empat pertanyaan untuk mengetahui kondisi kelas, pertanyaan itu dapat berupa:
• Pengetahuan siswa terhadap materi pelajaran.
• Sikap mereka terhadap materi
• Pengalaman mereka yang ada hubungannya dengan materi
• Keterampilan yang telah mereka peroleh
• Latar belakang mereka
• Harapan yang ingin didapat siswa dari mata pelajaran ini
(2) Tulislah pertanyaan tersebut sehingga dapat dijawab secara kongkret. Contohnya: Apa yang Anda ketahui tentang.................?
(3) Bagi siswa menjadi kelompok kecil. Beri masing-masing siswa satu pertanyaan dan minta masing-masing untuk menginterview teman satu grup untuk mendapatkan jawaban dari mereka.
(4) Pastikan bahwa setiap siswa mempunyai pertanyaan sesuai dengan bagiannya. Dengan demikian, jika jumlah siswa adalah 18, yang dibagi menjadi tiga kelompok, akan ada 6 orang yang mempunyai pertanyaan yang sama.
(5) Mintalah masing-masing kelompok untuk menyeleksi dan meringkas data dari hasil interview yang telah dilakukan.
(6) Minta masing-masing kelompok untuk melaporkan hasil dari apa yang telah mereka pelajari dari temannya ke kelas.
Catatan:
• Siswa dapat diminta untuk membuat pertanyaan sendiri.
• Dengan pertanyaan-pertanyaan yang sama, dan membuat mereka berpasangan dan menginterview pasangannya secara bergantian.
• Minta mereka melaporkan hasilnya ke kelas (variasi ini cocok dalam kelas besar).

2.4.4 Pertanyaan dari Siswa (Questions Students Have)
Teknik ini merupakan teknik yang mudah dilakukan yang dapat dipakai untuk mengetahui kebutuhan dan harapan siswa. Teknik ini menggunakan elisitasi dalam memperoleh partisipasi siswa secara tertulis.
Langkah-langkah:
• Bagikan potongan-potongan kertas (ukuran kartu pos) kepada siswa.
• Minta setiap siswa untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang berkaitan dengan materi pelajaran (tidak perlu menuliskan nama).
• Setelah semua selesai membuat pertanyaan masing-masing diminta untuk memberikan kertas yang berisi pertanyaan kepada teman di samping kirinya. Dalam hal ini, jika posisi duduk siswa adalah lingkaran, akan terjadi gerakan perputaran kertas searah jarum jam. Jika posisi duduk mereka berderet sesuai dengan posisi mereka asalkan semua siswa dapat giliran untuk membaca semua pertanyaan dari teman-temannya.
• Pada saat menerima kertas dari teman di sampingnya, siswa diminta untuk membaca pertanyaan yang ada. Jika pertanyaan itu juga ingin dia ketahui jawabannya, maka dia harus memberi tanda centang, jika tidak ingin diketahui atau tidak menarik, berikan langsung pada teman di samping kiri. Dan begitu seterusnya sampai semua soal kembali kepada pemiliknya,
• Ketika kertas pertanyaan tadi kembali kepada pemiliknya, siswa diminta untuk menghitung tanda centang yang ada pada kertasnya. Pada saat ini carilah pertanyaan yang mendapat tanda centang paling banyak.
• Beri respon kepada pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan: (a) jawaban langsung secara singkat dan (b) menunda jawaban sampai pada waktu yang tepat atau waktu membahas topik tersebut. Jawaban secara pribadi dapat diberikan di luar kelas.
• Jika waktu cukup, minta beberapa orang siswa untuk membacakan pertanyaan yang ia tulis meskipun tidak mendapat tanda centang yang banyak kemudian beri jawaban.
• Kumpulkan semua kertas. Besar kemungkinan ada pertanyaan-pertanyaan yang akan Anda jawab pada pertemuan berikutnya.
Catatan:
• Jika kelas terlalu besar sehingga akan memakan waktu yang banyak untuk dapat memutar kertas, pecahlah siswa menjadi kelompok yang lebih kecil kemudian ikuti instruksi seperti di atas.
• Dapat juga dengan mengumpulkaan pertanyaan-pertanyaan tersebut tanpa diputar kemudian beberapa pertanyaan secara acak.

2.4.5 Saling Tukar Pengetahuan (Active Knowledge Sharing)
Strategi ini dapat digunakan untuk melihat tingkat kemampuan siswa di samping untuk membentuk kerja sama tim.
Langkah-langkah:
• Buatlah pertanyaan yang berhubungan dengan materi pelajaran yang akan diajarkan, pertanyaan itu dapat berupa:
- definisi suatu istilah,
- pertanyaan dalam bentuk pilihan ganda,
- mengidentifikasikan seseoang, menanyakan sikap atau tindakan yang mungkin dilakukan,
- melengkapi kalimat.
• Minta siswa untuk menjawab sebaik-baiknya.
• Minta siswa untuk berkeliling mencari teman yang dapat membantu menjawab pertanyaan yang tidak diketahui atau diragukan jawabannya. Tekankan pada mereka untuk selalu membantu.
• Minta siswa untuk kembali ke tempat duduknya kemudian periksalah jawaban mereka. Jawablah pertanyaan yang tidak dapat dijawab oleh siswa. Gunakan jawaban yang muncul sebagai jembatan untuk mengenal topik penting yang disampaikan di kelas.

2.4.6 Tim Pendengar (Listening Teams)
Strategi ini membantu siswa untuk tetap konsentrasi dan terfokus dalam pelajaran yang menggunakan metode ceramah. Strategi ini bertujuan membentuk kelompok yang mempunyai tugas atau tanggung jawab tertentu berkaitan dengan materi pelajaran.
Langkah-langkah:
a. Bagilah siswa menjadi empat kelompok, masing-masing kelompok mendapat salah satu dari tugas berikut ini:
• Penanya: Bertugas membuat pertanyaan minimal dua berkaitan dengan materi yang baru saja disampaikan.
• Pendukung: Bertugas mencari ide-ide yang disetujui atau dipandang berguna dari materi pelajaran yang baru saja disampaikan dengan memberi alasan.
• Penentang: Bertugas mencari ide-ide yang tidak disetujui atau dipandang tidak berguna dari materi pelajaran yang baru saja disampaikan dengan memberi alasan.
• Pemberi contoh: Bertugas memberi contoh spesifik atau penerapan dari materi yang disampaikan guru.
b. Sampaikan materi pelajaran dengan metode ceramah. Setelah selesai, beri kesempatan kepada masing-masing kelompok untuk menyelesaikan tugas mereka.
c. Minta masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil dari tugas mereka.
d. Beri klarifikasi secukupnya.




2.4.7 Pengajaran Sinergis (Synergetic Teaching)
Strategi ini memberi kesempatan kepada siswa untuk saling berbagi hasil belajar dari materi yang sama dengan cara yang berbeda dengan membandingkan catatan mereka.
Langkah-langkah:
• Bagi kelas menjadi dua kelompok.
• Pindahkan kelompok pertama ke kelas lain yang tidak memungkinkan mereka mendengarkan kuliah Anda untuk membaca bacaan dan topik yang akan Anda ajarkan. Pastikan bahwa bacaan dapat dipahami dengan baik dan sesuai dengan waktu yang Anda gunakan.
• Dalam waktu yang sama, sampaikan materi tersebut kepada kelompok kedua dengan strategi ceramah di kelas.
• Setelah selesai, mintalah siswa untuk berpasangan dengan kawan yang tadi menerima pelajaran dengan cara yang berbeda. Anggota kelompok satu akan mencari kawan dari anggota kelompok dua.
• Keduanya diminta untuk menggabungkan hasil belajar yang mereka peroleh dengan cara yang berbeda tersebut.
• Mintalah beberapa orang untuk menyampaikan hasil belajar mereka atau menjawab pertanyaan yang Anda sampaikan.
• Ben penjelasan untuk setiap jawaban siswa yang belum jelas.

2.4.6 Debat Aktif (Active Debate)
Debat bisa menjadi satu metode berharga yang dapat mendorong pemikiran dan perenungan terutama kalau siswa diharapkan dapat mempertahankan pendapat yang bertentangan dengan keyakinan mereka sendiri. Ini merupakan strategi yang secara aktif melibatkan semua siswa di dalam kelas bukan hanya pelaku debatnya saja.
2.4.9 Jigsaw Learning (Belajar Model Jigsaw)
Strategi ini merupakan strategi yang menarik untuk digunakan jika materi yang akan dipelajari dapat dibagi menjadi beberapa bagian dan materi tersebut tidak mengharuskan urutan penyampaian. Kelebihan strategi ini adalah dapat melibatkan seluruh siswa dalam belajar dan sekaligus mengajarkannya kepada orang lain.
Langkah-langkah:
• Pilihlah materi pelajaran yang dapat dibagi menjadi beberapa bagian (segmen).
• Bagilah siswa menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah segmen yang ada. Jika jumlah siswa adalah 50 sementara jumlah segmen ada 5, maka masing-masing kelompok terdiri atas 10 orang. Jika jumlah ini dianggap terlalu besar, bagi lagi menjadi dua sehingga setiap kelompok terdiri dan 5 orang, kemudian setelah proses telah selesai gabungkan kedua kelompok pecahan tersebut
• Setiap kelompok mendapat tugas membaca dan memahami materi pelajaran yang berbeda-beda
• Setiap kelompok mengirimkan anggota-anggotanya ke kelompok lain untuk menyampaikan apa yang telah mereka pelajani di kelompok.
• Kembalikan suasana kelas seperti semula kemudian tanyakan sekiranya ada persoalan yang tidak terpecahkan dalam kelompok.
• Sampaikan beberapa pertanyaan kepada siswa untuk mengecek pemahaman mereka terhadap materi
Catatan:
Siswa dapat diminta untuk membuat pertanyaan sendiri.


2.4.10 Setiap Orang Adalah Guru (Everyone Is A Teacher Hero)
Strategi ini sangat tepat untuk mendapatkan partisipasi kelas secara keseluruhan dan secara individual. Strategi ini memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk berperan sebagai guru bagi kawan-kawannya.
Dengan strategi ini, siswa yang selama ini tidak mau terlibatkan, akan ‘terpaksa’ ikut serta dalam pembelajaran secara aktif.
Langkah-langkah:
• Bagikan secarik kertas kepada seluruh siswa. Setiap siswa diminta untuk menuliskan satu pertanyaan tentang materi pelajaran yang sedang di-pelajari di kelas.
• Kumpulkan kertas, acak kertas tersebut kemudian bagikan kepada setiap siswa. Pastikan bahwa tidak ada siswa yang menerima soal yang ditulis sendiri. Minta mereka untuk membaca dalam hati pertanyaan dalam kertas tersebut kemudian memikirkan jawabannya.
• Minta siswa secara sukarela untuk membacakan pertanyaan tersebut dan menjawabnya.
• Setelah jawaban diberikan, mintalah siswa lainnya untuk menambahkan.
• Lanjutkan dengan sukarelawan berikutnya.
Catatan:
Kumpulkan kertas tersebut. Siapkan panelis yang akan menjawab pertanyaan tersebut. Bacakan setiap kertas dan diskusikan. Gantilah panelis secara bergantian.

SUMBER SUPLEMEN BAHASA iNDONESIA


share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Fakta Rahasia, Published at 18.02 and have 0 comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar